jump to navigation

Book The Week : Menyerah 15 Mei 2018

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

buku ini adalah kiriman dari sahabat saya dari Jepang, Konita, dia sedang menempuh studi Master di Hiroshima University.

berikut adalah rangkuman singkat dari buku tersebut.

 

“Menyerah? Setapak langkah Kami, Maju untuk Berhasil”, sebuah judul buku inspiratif yang ditulis oleh calon-calon ilmuwan muda tentang bagaimana mereka berani bermimpi dan berusaha meraih cita-cita dalam hidupnya. Tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan, melainkan dengan perjalanan yang panjang dan berliku.

Kisah pertama menceritakan perjalanan Iva Nandya Atika, seorang gadis berasal dari Klaten yang memiliki cita-cita menjadi seorang guru membagikan cerita singkatnya bagaimana dia bisa menjadi mahasiswi S2 di Hiroshima University, Jepang. Bagi Iva, sikap berani patut dimiliki anak-anak Indonesia sejak dini, contoh sederhananya seperti melakukan perkenalan diri di depan kelas. Rasa takut dan malu pasti ada, tetapi dengan keberanian kita pasti bisa mengalahkannya. Dengan begitu, dapat melatih kita untuk bisa mengambil sikap positif di antara teman-teman. Keberanian juga menjadi bekal utama untuk bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Iva sangat menikmati masa-masa sekolahnya, Ia sejak kecil sudah membiasakan diri untuk tekun belajar. Karena baginya, semua ilmu yang Ia dapatkan dibangku sekolah akan bermanfaat di masa depan. Sejak SD, Iva sudah gemar mengukir prestasi dengan mengikuti berbagai lomba yang diadakan di sekolahnya. Target itu perlu, agar kita bisa terus terpacu dan semangat untuk mencapai target itu. Setelah tamat dari bangku sekolah, Iva memilih jurusan S1 Pendidikan Fisika di Universitas Negeri Yogyakarta untuk merealisasikan cita-citanya menjadi seorang guru. Dan dia berhasil lulus dengan predikat Cumlaude, dilanjutkan dengan pendidikan S2 nya di Hiroshima University, Jepang.

Kisah kedua berjudul “Biasa-biasa aja”, menceritakan tentang seorang wanita yang tumbuh dari serba keterbatasan bernama Dwi Fatmawati. Namun, ia mampu merubah keterbatasan itu menjadi tidak ada batas. Keterbatasan itu menggambarkan kondisi ekonomi keluarganya yang memang sangat pas-pas an. Dwi pun merubah persepsi bahwa pendidikan tinggi tidak hanya bisa dirasakan oleh orang kaya atau dari tembok yang tinggi saja, tapi orang kecil pun bisa. Asalkan semua itu diraih dengan adanya niat dan semangat yang tinggi untuk terus belajar. Sewaktu dibangku sekolah, Ia pernah menjadi korban bully oleh temannya. Namun hal itu tidak mematahkan sedikitpun semangat Dwi untuk terus belajar agar mendapatkan nilai dan prestasi yang bagus di sekolah. Menurutnya, mengalahkan seorang pembully itu bisa dengan cara menjadi lebih baik daripada si pembully. Semasa kuliah, ia sempat merasakan rasanya salah jurusan. Ia mengambil jurusan bimbingan dan konseling yang memang bukan minatnya. Tetapi dengan semangat yang tinggi, untuk bisa meraih gelar sarjana seperti yang ia impikan, akhirnya ia bisa menyelesaikan pendidikan S1 nya di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Kisah ketiga menceritakan tentang Resti. Gadis yang juga hidup dalam keterbatasan seperti halnya Dwi Fatmawati. Ia terlahir dari keluarga yang serba terbatas, ayahnya menjadi buruh pabrik di ibu kota. Namun, pada masa krisis moneter, ayahnya terkena PHK hingga akhirnya keluarga resti bergegas pindah ke sebuah desa yang jauh dari hingar bingar ibu kota. Mengetahui kondisi ekonomi keluarganya yang pas-pas an, tidak mematahkan semangatnya untuk bisa sekolah di sekolah-sekolah favorit. Prestasi pertama yang ia dapatkan ketika di bangku sekolah yakni mendapatkan peringkat ketiga dikelas. Resti juga senang mengikuti lomba-lomba yang diadakan di sekolahnya, meskipun jarang mendapat juara juga, lantas ia tak patah semangat dan malah menjadikannya pengalaman yang berharga. Suatu ketika, ia pernah mendapatkan nilai raport matematika sangat jelek hingga membuat ibunya kecewa. Matematika adalah satu-satunya mata pelajaran yang tidak ia sukai. Sejak kegagalan itu, ia bertekad tidak akan mengecewakan ibunya lagi. semangat belajar yang tinggi membuatnya menyukai matematika hingga akhirnya ia bisa mendapatkan nilai memuaskan. Atas prestasi-pretasinya dan semangat belajarnya yang tinggi, ia mampu mewujudkan mimpinya hingga ke negeri sakura. Ia berhasil mendapatkan beasiswa untuk pendidikan S2 nya di Hiroshima University, Jepang.

Ardiana Konita menceritakan awal mula ia menentang pilihan ayahnya untuk mengambil jurusan pendidikan guru SD (PGSD) agar mewariskan profesi ayahnya. Ia diterima di jurusan pendidikan guru dari jalur SNMPTN Undangan. Pilihan itu membuatnya merasa sulit untuk menggapai mimpi-mimpinya. Menurutnya, ia sudah berusaha cukup keras belajar setiap hari semasa sekolah, lantas mengapa akhirnya menjadi seorang guru? Ia ingin bisa kuliah di universitas-universitas bergengsi seperti anak lainnya.  Hingga akhirnya, ia menetapkan pilihannya mengikuti permintaan ayahnyaa untuk menjadi seorang guru. Seiring berjalannya waktu, ia menikmati masa kuliahnya dan akhirnya berhasil menuntaskan pendidikan S1 nya. Setelah lulus, ia bekerja menjadi guru di sekolah dekat rumahnya. Kurang lebih setahun, ia memberanikan diri mengikuti seleksi beasiswa S2 di luar negri. Berkat ketekunan dan usaha nya selama ini, ia berhasil diterima di Hiroshima University jurusan pendidikan.

Berikutnya adalah kisah seorang laki-laki yang sangat patuh kepada kedua orangtua, terlebih ayahnya. Ahmad Fajri, mahasiswa S1 jurusan farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini, memiliki tekad yang kuat untuk mewujudkan mimpi-mimpinya, yakni keliling dunia hingga seribu negara. Fajri aktif mengikuti pertukaran mahasiswa di berbagai negara dan ia sempat tergabung menjadi Finalis Mahasiswa Berprestasi Nasional 2017. Kisah memiluhkan yang ia ceritakan adalah ketika ia hendak pergi untuk pertukaran pelajar di salah satu universitas di Bangkok. Ia selalu menceritakan apa saja yang sudah ia capai ke ayahnya. Saat itu, ayahnya sedang sakit keras. Meskipun begitu, ayahnya selalu memberi semangat dan pesan-pesan positif untuk Fajri agar tidak patah ssemangat dalam meraih mimpi-mimpinya. Sehari sebelum ia berangkat menuju Bangkok, ayahnya meninggal dunia. Pesan-pesan yang diberikan oleh ayahnya akan selalu diingat dan membuatnya semakin semangat untuk terus mewujudkan mimpinya dan membanggakan nama keluarganya.

Seperti pada umumnya, Kisah Imron Azami mengenal Anime dari televisi pada masa kanak-kanak. Dari Anime lah, Imron tertarik untuk mengetahui tentang dunia Jepang baik entertainment maupun pendidikan. Imron adalah mahasiswa jurusan Sastra Inggris di UIN Sunan Ampel Surabaya. Rasa penasaran akan pendidikan di  negeri Sakura itu benar-benar berhasil membuat mimpi-mimpinya menjadi nyata. Ia berusaha keras meskipun berkali-kali proposal risetnya ditolak, ia tetap semangat dan percaya bahwa ia bisa mendapatkannya. Setelah melewati rintangan yang panjang, akhirnya ia berhasil diterima di Hiroshima Univeristy di jurusan pendidikan. Percayalah pada mimpimu maka mimpimu tak akan mengecewakanmu adalah motto hidupnya.

Kisah inspiratif yang terakhir adalah kisah dari Ediyanto sebagai seorang guru fisika. Ediyanto yang mengawali karirnya menjadi Guru Tidak Tetap (GTT) di sekolah kejuruan terbaik di Malang selama 3 tahun. Dalam waktu 3 tahun itu, beliau sudah berhasil mengantarkan siswa-siswa didiknya berprestasi di bidang akademik. Sebut saja, di kejuaraan Lomba Kompetensi Siswa di bidang olimpiade fisika, beberapa kali beliau berhasil membimbing siswanya hingga juara di tingkat Provinsi dan Nasional. Di bidang karya ilmiah berhasil masuk dalam Indonesian Science Project Olimpyad (ISPO) sebagai finalis dan di tingkat internasional telah berhasil membawa Indonesia sebagai terbaik ke-4 di ajang Taiwan International Science Fair. Siswa-siswanya di didik utnuk pantang menyerah dan semangat menuntut ilmu. Pria kelahiran Sampit 33 tahun yang lalu ini, sekarang sedang menempuh pendidikan S3 di Hiroshima University jurusan pendidikan (Educational Development, Graduate School for IDEC). Dan sebelumnya beliau menempuh pendidikan S2 nya di jurusan pendidikan Fisika di Universitas Negeri Malang.

Beli Mobil dan Sepeda Motor dengan Cicilan 0 % Mungkinkah ? 12 Juli 2017

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
Tags: , ,
add a comment

Daya beli masyarakat tengah menurun salah satunya gejalanya adalah volume penjualan tahunan mobil yang turun untuk pertama kalinya terjadi tahun 2013 – 2014. Data GAIKINDO untuk tahun 2016 volume penjualan mobil tetap bagus di atas 1 juta unit lebih sedikit walaupun belum pulih kembali ke level tahun 2013.

Untuk menggenjot penjualan mobil sekarang pihak ATPM, dealer dan leasing memberikan tawaran menggoda yaitu cicilan 0%. Siapa yang tidak tertarik dengan penawaran ini ? Kita tidak dikenai bunga sekian persen sebagaimana yang selama ini marak ditemui. Selama ini kita lazimnya mengenal cicilan 0% saat membeli barang elektronik, perabotan rumah tangga, paket perjalanan, dll. Bagaimana dengan kendaraan bermotor seperti mobil atau sepeda motor ?

secara umum ada beberapa syarat untuk menikmati cicilan tanpa bunga alias nol persen

  1. mobil baru dengan harga minimal 200-250 juta
  2. DP (Down Payment / Uang Muka) 40% – 60 %
  3. Tenor maksimal 3 tahun

Saat ini ada 3 jalan untuk menikmati ini antara lain :

Jalan Pertama : Promo ATPM

saat event-event tertentu misalnya saat IIMS (Indonesia International Motor Show) 27 April – 7 Mei 2017 yang lalu, merk mobil yang menawarkan program ini adalah Chevrolet dan Honda memberikan promo cicilan 0% untuk model kendaraan tertentu

info lebih lengkap Anda bisa simak flyer promosinya di sini

Cara ini memiliki kekurangan yaitu :

Promo hanya berlaku selama masa pameran. Karena IIMS cuma diselenggarakan satu kali saja dalam setahun, maka Anda tidak bisa menjumpai program ini di bulan-bulan lain.

Hanya model mobil tertentu yang berhak mengikuti program cicilan 0%. Bagaimana jika mobil yang kita taksir adalah HRV dimana model tersebut tidak berhak mengikuti program yang menggoda ini. Nah itulah yang jadi persoalan. Bagai cinta bertepuk sebelah tangan.

Tidak mendapatkan diskon/cashback karena uang hasil potongan harga akan diberikan ke pihak yang mengucurkan kredit. Dengan kata lain bunga kredit sebenarnya ditanggung oleh ATPM. Pembeli diharuskan memilih salah satu antara cicilan 0% atau cashback jika membeli secara tunai atau cicilan normal (dengan leasing).

 

Jalan Kedua : Promo Bank

Saya mendapati BTN Syariah sebagai salah satu bank yang memberikan program ini untuk nasabahnya. Anda dibebaskan memilih mobil apapun selama itu adalah baru dan berharga di atas 200 juta. Tentunya Anda diwajibkan membeli mobilnya selama program promo bank masih berjalan. Saat itu Bank Tabungan Negara Syariah alias BTN Syariah sedang ulang tahun dan program ini berlangsung 4 bulan dari Juni s.d September 2017. Masih lebih panjang dibanding IIMS 2017 yang cuma diselenggarakan selama 10 hari. Oleh karena itu dengan cara ini Anda memiliki waktu yang longgar untuk menimbang-menimbang bersama keluarga dan mengatur keuanganan. Anda berkemungkinan mendapatkan cashback walaupun tidak sebesar jika bayar tunai atau cicilan normal, itu tergantung negosiasi di belakang layar antara bank dengan dealer. Tetapi cara ini ada keterbasan yaitu :

  1. Tenor kredit lebih pendek : 3 – 12 bulan
  2. Kita harus menjadi nasabah dengan menabung di bank yang mengucurkan kredit. Tidak sekedar menabung, kita wajib menaruh sejumlah dana tertentu katakanlah 150 juta rupiah dan tabungan tersebut akan dikunci dan tidak dapat ditarik selama cicilan berlangsung. Jadi mirip deposito tapi tidak bisa dicairkan. Boleh dibilang ini adalah back-to-back lending, kita , nasabah, berhutang  uang yang sebenarnya itu adalah milik kita sendiri.

Jalan Ketiga : Menjadi Nasabah Prioritas sebuah Bank

Apakah Anda sering ditawari bank kartu kredit. Saking seringnya ditawari membuat anda bosan untuk menolaknya. Bahkan yang lebih parah, Anda tidak pernah meminta apalagi ditelpon oleh telemarketing, tiba-tiba dirumah sudah datang sebuah amplop berisi kartu kredit yang siap untuk diaktifkan. Sekarang coba berpikir, mengapa bank begitu percaya sekaligus ngotot supaya anda juga menjadi pengguna kartu kredit. Pertama tentu bank ingin meningkatkan omzet dan anda dipandang oleh bank sebagai nasabah dengan profil menarik. Menarik karena apa ? Tentu saja karena anda adalah nasabah lama dengan portofilio alias nominal tabungan yang besar di bank tersebut.

Dengan premis yang sama , bank akan menawari anda untuk kredit tapi kali ini obyeknya adalah mobil. Ini adalah pengalaman adik dari Mama saya alias pak lik saya (paman, bahasa Jawa). Pak Rawi, paman saya, ditawari oleh BCA untuk kredit mobil secara 0% selama 3 tahun. Siapa yang tidak tertarik coba. Akhirnya pak lik pergi ke sebuah dealer di Jakarta lalu memilih Honda HRV Prestige dengan diskon 16 juta yang disertai bonus-bonus menarik. DP yang diberikan adalah 150 juta rupiah sekitar 40% dari harga OTR mobil 370 juta.

Berbeda dengan promo ATPM atau promo bank yang telah disebutkan di atas yang terbatas untuk mobil tertentu dan masa program yang pendek. BCA memberikan keleluasaan kepada Pak Rawi sampai dengan akhir tahun 2017. Kuthuk marani sunduk (unen-unen basa Jawa). Paman saya tidak butuh waktu lama untuk berpikir karena sudah ada rencana punya mobil baru  yang akan dipakai mudik Idul Fitri bulan Juni 2017. Singkat cerita transaksi jual beli selesai dan Honda HRV sudah diserahterimakan pada akhir bulan 4 tahun 2017. Seingat saya waktu itu bulan April 2017 dimana event IIMS 2017 sendiri belum dimulai.

Enaknya lagi, Pak Rawi tidak perlu mendepositokan sejumlah uang seperti yang terjadi pada kasus BTN. Uang pak lik saya di BCA tidak dikunci sehingga untuk perputaran bisnis tetap dipakai seperti biasa.

Cara ini boleh dibilang tidak ada bedanya dengan beli tunai/cash atau leasing 3 tahun. Namun, bedanya adalah bunganya adalah 0%. Lalu Anda berpikir, bank dapat untung apa? bunga itu adalah sumber pemasukan bagi bank. Di sisi lain paman saya juga tetap mendapatkan diskon harga OTR mobil dan bonus aksesoris dimana hal ini tidak terjadi di jalan pertama : promo ATPM.

Memang benar BCA tidak mendapatkan keuntungan yang langsung terlihat berupa bunga, tetapi bank mendapatkan manfaat dari perputaran uang di rekening Pak Rawi. Paman saya punya sejarah sejak 5 tahun terakhir adalah nasabah penting menurut BCA dimana perputaran uangnya mencapai milyaran rupiah setiap bulan. Oleh karena itu, Bank ‘mewajibkan’ setiap transaksi omzet dari rekan bisnis paman saya selalu diselesaikan / settlement di BCA. Nasabah prioritas seperti pak Rawi inilah yang membuat BCA bernafas setiap hari. Bayangkan jika 1000 orang saja orang seperti pak Rawi memindahkan uang ke bank lain alias rush money, bisa-bisa bank langsung rubuh.

Karena barang yang dibeli masih dalam status hutang alias kredit, tentu mobil wajib diasuransikan. Biasanya pihak finance / leasing akan mewajibkan menggunakan asuransi dari grup usahanya sendiri atau perusahan asuransi mitra. Contoh jika ambil kredit di Mandiri maka akan mengambil asuransi dari perusahaan yang masih satu grup Mandiri juga. Meskipun bank tidak mendapatkan keuntungan dari bunga, setidaknya perusahaan asuransi mendapatkan pemasukan.

Nah asuransi mobil ini sebenarnya perlu-gak-perlu juga. Untuk mobil yang cuma dipakai dalam kota apalagi cuma akhir pekan atau libur tanggal merah, asuransi ini seolah-olah buang-buang uang. Asuransi ini malah menjadi beban baru karena ujung-ujungnya meningkatkan TCO (Total Cost of Ownership) dari mobil. Bagi yang membeli barang secara tunai membeli asuransi hukumnya menjadi sunnah atau mubah. Uang asuransi tahunan ini sebenarnya bisa dialihkan untuk bayar PKB (pajak kendaraan bermotor) di samsat atau beli bahan bakar minyak di SPBU selama 1 tahun.

Yang membuat sebagian orang keberatan dari cicilan 0% adalah nominal uang muka yang cukup besar yaitu 40-60%. Akibatnya cicilan per bulan makin besar seiring makin pendeknya tenor kredit. Beberapa orang lebih suka cicilan yang kecil tiap bulan tapi memiliki tenor 5 tahun. Bahkan ada leasing yang berani  menawarkan tenor kredit sampai 7 tahun walaupun itu berdampak harga akumulatif mobil menjadi mahal gak karuan.

Membeli dengan cara mencicil memberikan keringanan berupa pengaturan pengeluaran yang lebih flexibel dan penting juga bagi seorang pengusaha untuk tetap memiliki uang cadangan untuk perputaran bisnis.

Ada satu jalan lagi

Jalan Keempat : Pinjam Uang ke Keluarga , Saudara dekat, Sahabat

kalau ini sepertinya tidak perlu penjelasan lagi. Kalau masih butuh penjelasan, saya ragu sebenarnya dimana anda tinggal saat ini apakah pembaca sekalian ini tidak pernah bergaul dan hidup di gua. Atau mungkin bahkan tidak pernah sekolah. Bila cara ini yang dipilih, yang terpenting adalah menjaga kepercayaan jangan sampai menimbulkan keributan sehingga hubungan persaudaraan menjadi hancur. Jangan bersikap baik saat ada maunya saja ketika belum dihutangi, tetapi giliran diingatkan dan ditagih malah selalu ngaku sibuk dinas luar kota.

 

Bagaimana ? Anda tertarik untuk mencoba.

Mana yang lebih anda sukai, bayar secara tunai lunas nas-nas-nas, kredit normal atau kredit nol persen. Keputusan di tangan anda atau mungkin istri anda. Hahahahah.

Apapun itu yang terpenting adalah belilah barang karena memang dibutuhkan dan sesuai dengan keadaan finansial saat ini. Jangan memaksakan diri untuk membeli barang yang sebenarnya tidak perlu apalagi tidak mendukung aktivitas bisnis atau pekerjaan sehari-sehari. Ditambah juga harga mobilnya yang mahal diluar batas kemampuan. Coba bertanya ke diri sendiri. Jangan-jangan, niat dalam hati kecil anda adalah mungkin cuma ingin gaya-gayaan demi gengsi dan pamer saat ada pertemuan keluarga besar. Istilahnya BPJS , Budget Pas-pasan tapi Jiwa Sosialita.

Anda memiliki pemikiran lain ? Bagi pengalamanmu di kolom komentar di bawah ya……

Jangan lupa bookmark blog ini untuk mendapatkan artikel menarik mendatang.

~~ Pria Tampan 2017-07-12 ~~

ditulis Di bawah langit kota yang padat dan selalu panas.

Pengalaman Memperbaiki Data Paspor Lama yang Saat ini Aktif atau Dipakai 7 Oktober 2016

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Pengalaman Memperbaiki Data Paspor Lama yang Saat ini Aktif atau Dipakai

kasus ini baru saja saya alami dimana tanggal lahir di paspor berbeda dengan KTP KK

Bagaimana cara mengubah / mengganti / memperbaiki / update data di sampul paspor menjadi sama persis dengan dokumen lain seperti KK KTP Surat Nikah dll.

Simak artikel ini sampai habis ya

To be Continued (sementara biar diindex Google aja)

 

Kamu ada pertanyaan atau pengalaman lain ? bagilah di sini dengan menulis komentar di bawah.

Pengalaman menggunakan Kartu Kredit BNI Platinum Ferrari dan Affinity Ikatan Alumni 27 September 2016

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Pengalaman menggunakan Kartu Kredit BNI Platinum Ferrari dan Affinity Ikatan Alumni

Tak terasa sudah menjadi nasabah kedua kartu kredit ini selama 2 tahun sejak 2014

awalnya nothing to loose KK ini bakal disetujui. Eh ternyata disetujui dan dapat limit besar.

 

Ada beberapa suka dan duka selama menggunakan KK ini.

Kita mulai dari kelemahannya dulu

  1. Untuk tahu transaksi bulan berjalan harus menunggu tanggal cetak berikutnya. Tidak bisa cek langsung untuk antisipasi tindakan Fraud.
  2. Merchant yang berpartisipasi promo lebih sedikit jika dibandingkan BCA atau Mandiri

artikel ini akan dilanjutkan lagi

sementara ini dulu deh….

Money Changer – Potential Revenue Calculation 22 September 2016

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Money Changer – Potential Revenue Calculation

iseng-iseng menghitung berapa ya pendapatan / omzet money changer

 

kita bisa asumsikan sebagai berikut

profit/margin MC adalah selisih dari kurs jual dan beli. Istilah kerennya adalah spread. Agar menyamakan persepsi kurs jual adalah dari Valuta Asing ke Rupiah. Dan Kurs Beli adalah dari Rupiah ke Valuta Asing.

Anggap dalam sehari terjadi transaksi sebanyak USD 5000. Dan tiap $ MC mengambil spread 1000 poin. Maka dalam sehari mendapatkan profit 5 juta IDR. Kalikan 25 hari kerja selama sebulan maka dalam sebulan omzetnya adalah 125 juta. Dan dalam setahun 1,5 Milyar rupiah.

Itu baru mata uang USD, bagaimana jika menyediakan GBP, MYR, SGD, Euro, Yen, dll. Silahkan kalikan sendiri.

Penentu omzet dari MC adalah volume valuta asing dan spread yang diambil.  Spread biasanya berkisar 2-5 % dari kurs tengah / reference rate.

Untuk tahu kurs tengah terbaru kamu bisa mengacu ke http://www.xe.com/currencycharts/?from=USD&to=IDR&view=12h

 

Money Changer (MC) ada dua jenis pertama yaitu yang berjualan banknotes (uang kertas) dan money changer online yang melayani pembelian e-currency dari Rupiah ke Paypal, Webmoney, Bitcoin, Perfectmoney, dll.

Pengeluaran dari bisnis MC antara lain pengamanan/security, gaji karyawan, sewa ruko. Risiko lainnya adalah mendapatkan banknotes palsu atau kondisi yang lecek/jelek.

Surabaya-Jakarta Pergi Pulang Hanya 400ribu : Tiket Pesawat Superr Murah Itu Ada 7 September 2016

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Surabaya-Jakarta Hanya 400ribu : Tiket Pesawat Superr Murah Itu Ada

 

finall-call-5september-2016

daftar harga tiket saat promo Final CALL

hari Senin ini judulnya adalah I love monday.

karena baru saja dapat tiket promo dari Air Asia dalam program Final CALL yang diselenggarakan hari senin pertama setiap bulannya. Kebetulan jatuh pada 5 September 2016 kemarin

Gila gak harganya. Normalnya SUB-CGK PP normalnya di harga 1 – 1.2 juta dengan pesawat LCC macam Air Asia atau Citilink. Dan karena promo aku berhasil dapat harga 400rb PP per pax. Itu artinya diskon 60%.

Begini ceritanya

aku mendapatkan tiket ini dari Flyingpromo.com. Situs ini adalah rekomendasi teman adikku yang hobi travelling dan dia sudah menjadi pelanggan dari situs tadi sejak 2015.

Spekulasi Liar

akupun bertanya dari mana sih para seller itu mendapatkan big point ? saya yakin diantara mereka pasti ada supplier besar dan bigpoint ini dijual dibawah Rp 100 / point. Tidak penting ah. Biarkan itu menjadi rahasia dapur penjualnya. Hehehhe.

Pengalaman Mengurus Bebas Visa (Visa Waiver) Jepang di Surabaya 1 September 2016

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
Tags: , , , , , ,
2 comments

Pengalaman Mengurus Visa Waiver (Bebas Visa) Jepang di Surabaya

berita resmi pembebasan visa bagi WNI ada di sini

Berikut langkah-langkahnya :

  1. Siapkan epaspor
  2. Download dan print formulir visa waiver di sini
  3. Isi formulirnya dan bubuhkan tanda tangan
  4. Datang ke Konsulat Jendral Jepang Surabaya yang beralamat di Jl. Sumatra antara jam 08.00 – 11.30 pada hari kerja. Petugas sangat menghargai waktu. Jika telat tidak diijinkan masuk.
  5. Ambil No.Antrian dan serahkan epaspor dan formulir yang telah diisi
  6. Besoknya (hari kerja) antara pukul 13.00 – 15.00 Kamu bisa ambil epaspor yang telah ditempeli stiker. Misal kamu masukkan berkas hari kamis maka besoknya (hari jumat) epaspor sudah bisa diambil.
  7. Selamat kamu bisa terbang ke Jepang dengan bebas kapan saja mulai sekarang.

Catatan :

Prosesnya sangat mudah bahkan saya sendiri tidak percaya semudah ini. Butuh waktu kurang dari 20 menit  dihitung sejak parkir kendaraan, isi buku tamu di pos satpam sampai keluar dari gedung konsulat jendral. Boleh dibilang tidak ada antrian karena konsulat ini sangat sepi.

Pengajuan Visa Waiver adalah gratis, tidak dipungut biaya satu rupiahpun dan Kamu tidak perlu melampirkan booking tiket PP, booking hotel dll sebagaimana mengurus visa Jepang biasa/manual.

Formulir dan epaspor bisa dititipkan tidak harus ybs. Contoh Kamu sekeluarga ingin mendapatkan visa waiver , maka Ayah, Ibu, Adik/Kakak tidak harus datang ke Konsulat Jendral. Kamu bisa datang sendirian dengan membawa semua persyaratan dari masing-masing orang. Demikian pula saat pengambilan epaspor.

TIPS :

Parkirlah kendaraan di selatan Gedung Konsulat karena Konsulat tidak menyediakan lahan parkir

Jika kamu tinggal di luar Surabaya , kamu bisa minta tolong ke teman/saudara/ travel agent di kotamu atau travel agent yang ada di kota surabaya untuk menguruskannya.

 

 

Beginilah penampakan stiker visa waiver pada halaman epaspor.

Visa Waiver berlaku 3 tahun sejak diterbitkan atau mengikuti masa berlaku epaspor (mana yang lebih dahulu tercapai). Dengan menggunakan visa waiver ini kamu bisa datang berkali-kali ke Jepang (multiple-entry) dengan durasi per kunjungan maximal 15 hari.

 

Kalau ada pertanyaan , tulis di kolom komentar di bawah ya … 🙂

Metode untuk Melawan Downloader Vampir Bandwidth & Quota 6 April 2016

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Metode untuk Melawan Downloader Vampir Bandwidth & Quota

Metode 1  : beri kuota utuh di depan

Metode 2 : kuota utuh di depan, dengan limit harian max  XGB/hari

Metode 3 : limit harian XGB/hari. Dengan fitur accumulated unused traffic dari hari sebelumnya. Max accumulated traffic 500GB/hari

Metode 4 : limit harian XGB/hari. Jika terdapat unused traffic akan hangus.

Metode 5 : Kuota diberikan utuh di depan. Jika terdeteksi “abusive” melebihi XGB/hari. Akun akan disuspend tidak bisa login atau mendapatkan reset password baru.

Metode 6 : Fair usage policy (FUP). Saat mencapai quota XGB max speed akan diturunkan lebih lambat dibandingkan kecepatan default. Download bisa terus dilakukan hanya saja kecepatannya saja yang turun.

Metode 7 : Limit Maximum X URL / hari yang bisa didownload. Contoh yang menerapkan ini DF. Hal ini sangat merugikan karena biasanya link berjumlah banyak dengan ukuran file per link kecil-kecil

Daftar Jasa Penerjemah Tersumpah (Sworn Translator) Yang Diakui Kedutaan 7 Februari 2016

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
1 comment so far

Daftar Jasa Penerjemah Tersumpah (Sworn Translator) Yang Diakui Kedutaan

Kedutaan Inggris UK, Australia, Selandia Baru, dan Kedutaan negara-negara maju lainya

Jika kamu sedang mencari jasa penerjemah yang terpercaya untuk tujuan mengurus visa, sekolah lanjut di luar negeri silahkan simak artikel ini. Dokumen yang biasa diterjemahkan antara lain Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Surat Nikah, Ijazah, dll.

jasa penerjemah yang ada di kota-kota besar Indonesia meliputi Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali

silahkan download di link ini

Update September 2016

annex_g_local_services_lists_-template_for_translators_interpreters_updated_march_2016

 

Pengalaman Buruk pakai Sim Card Lokal Singapura Demi Internet Murah 24 November 2015

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
1 comment so far

 

kebetulan saya punya pengalaman buruk gara2 “sok mau pakai sim card local” di singapura

malah rangkaian elektronik pembaca sim-card HP Blackberry Z10 saya rusak karena ganti ke tipe nano sim dari sim card Indosat (bawaan Indonesia) ke Singtel (lokal)

biaya perbaikannya setelah pulang ke indonesia malah setara kalau pakai paket data-roaming 4 hari