jump to navigation

Pengalaman Menggunakan Meeting Room vOffice.co.id 14 Maret 2019

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Pengalaman Menggunakan Meeting Room vOffice.co.id

√ Bumi Mandiri Tower 2 , Surabaya

+ Pemandangan Kota dari Lt.12
+ Mendukung penggabungan dua meeting room sekaligus
+ Di tengah kota surabaya (Jl. Panglima Sudirman)

– Parkiran Mobil sempit

√ Spazio Office

+ desain interior
+ parkir mobil lebih lenggang

– jauh dari pusat kota
– lantai 5 dan butuh akses untuk naik
– tidak ada pemandangan kota
– hanya tersedia TV dan menggunakan port HDMI

√ Intiland Tower

Pengalaman Naik Ferry Ketapang-Gilimanuk Saat Hari Raya Nyepi 13 Maret 2019

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Pengalaman Naik Ferry Ketapang Gilimanuk Saat Hari Raya Nyepi

 

siap-siap mengantri panjang

 

pengalamanku 7 Maret 2019 kemarin kita bertiga harus menunggu 5 jam sejak 02.00 WIB sampai akhirnya masuk kapal jam 07.00 wib

Tips Refund Tiket Pesawat yang Dibeli Saat Promo 6 Maret 2019

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Tentu kalian sudah tahu bahwa yang nama tiket promo punya drawbacks alias kekurangan tidak bisa refund, reroute, tidak bisa reschedule

walaupun tiket yg anda beli adalah kategori promo, ada beberapa kondisi dimana refund masih bisa dilakukan bilamana terjadi kondisi seperti

  1. visa kamu ditolak
  2. penumpang meninggal
  3. force majeur seperti no.penerbangan / rute penerbangan dihapus, bencana alam, dll

tipsnya adalah belilah di website resmi maskapai

 

karena jika lewat agent travel online seperti Traveloka atau yg offline travel agent seperti Dwidaya Tour akan ribet dan mereka umumnya cuci tangan dan tidak mau membantu menguruskan refund jika alasannya visa ditolak

 

hal ini saya bagikan karena adik saya baru saja mengalaminya

 

ada yang tips atau pengalaman lainnya, bagikan di kolom komentar ya 😀

 

Cheers,

^_^ Pria Tampan

Cara Pindah Paket Pascabayar XL Prioritas 21 Februari 2019

Posted by yorigroup in Tips dan Trik.
add a comment

ada 3 cara

  1. Aplikasi My XL
    Kekurangannya aplikasi hanya melayani pindah ke paket yg lebih tinggi alias upgrade. Contoh dari Silver 100k / bulan menjad Gold 150k / bulan dst
  2. Call Center 817
    Bisa turun / downgrade dan naik/upgrade
  3. XL Center di kotamu
    bisa turun maupun naik paket. Tapi cara ini memiliki kekurangan yaitu pengunjung XL center yang membludak dan kamu juga harus merelakan waktu produktif mu habis untuk mengunjungi XL Center dan menunggu antrian.

 

Hukum Pareto 8 Februari 2019

Posted by yorigroup in Filosofi.
add a comment

saya amati selama ini dalam promosi , penjualan terjadi mengikuti pola hukum pareto yaitu 20:80.

Apa ya artinya jika menyebar info produk ke 100 orang. Tidak semuanya membeli.

Dari 100 orang , sekitar 20 orang atau 20% akan membaca dan mendengarkan informasi yang kita sampaikan.

Dari 20 orang yang membaca, 4 orang tertarik untuk membeli atau 20%.

Dari 4 orang yang tertarik akan ada 1 orang yang akhirnya membeli produk yang kita tawarkan.

Itu artinya dari 100 orang , hanya ada 1 orang closing atau 1%

Jika kita hitung secara matematis maka untuk meningkatkan penjualan kita harus menjangkau sebanyak mungkin orang untuk meningkatkan closing.

 

~ Pria Tampan ~

 

Status Mailroom Pengiriman dengan Pos Indonesia 5 Desember 2018

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Awal minggu ini saya mendapatkan ilmu baru dalam mengantar dokumen untuk instansi perkantoran.

ketika mengecek di situs posindonesia.com hasilnya adalah

2018-12-03 13:36:05, DC JAKARTA PUSAT ( Diterima Mailroom – Penerima : SUPRI)

saya sempat mengira awalnya ini memiliki arti dokumen sudah diterima di bagian resepsionis kantor oleh orang bernama SUPRI. Oleh karena itu, saya santai saja karena Supri nantinya akan meneruskan dokumen ke penerima. Tak disangka, saya mendapati info bahwa penerima belum mendapatkan dokumen.

Saya menelpon ke call center Pos Indonesia di nomor 161 dan mengeluh ke mbak operator. Kata Mbak operator, dokumen sudah sampai di tujuan hanya saja berhenti di bagian “Mailroom” dari gedung kantor tersebut. Pihak Pos tidak bisa meneruskan dokumen sampai ke penerima. Nantinya penerima harus datang sendiri ke Mailroom untuk mengambil dokumennya.

 

Ulang tahun ke-10 Blog 28 Agustus 2018

Posted by yorigroup in Berita Yori Group.
1 comment so far

Ulang tahun ke-10 Blog

Tidak terasa blog yorigroup.wordpress.com telah memasuki usia 10 tahun pada bulan Agustus 2018.

Semoga blog ini tetap menjadi sumber informasi positif untuk 10 tahun mendatang

Amin

Penipuan Kartu Diskon Pendamping Kartu Kredit VISA MasterCard 9 Juli 2018

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Penipuan Kartu Diskon Pendamping Kartu Kredit VISA MasterCard

siang ini gue terselamatkan dari sebuah modus penipuan yang terbilang jadul. sudah banyak website/blog yang membahas kasus ini dan akhirnya gue menjadi salah satu calon korban. Alhamdulillah gagal.

Iming-iming diskon di hotel bintang 3 dan 4 seluruh indonesia. Tapi anehnya mereka menggunakan sistem deposit yang bisa dicicil 24 bulan. Dimana-mana kartu diskon itu gratis seperti contohnya PG Card dari Pakuwon Group atau membership card Starbucks. Lah ini kenapa bayar dan katanya kartu akan dikirim lewat kurir.

 

Gue menduga komplotan ini tahu data pribadi dari marketing/sales kartu kredit yang beroperasi di mall. Selama ini dalam mengajukan kartu kredit gue selalu ajukan lewat jalur di kantor bank.

Inti dari cerita ini adalah jangan mudah percaya terhadap penawaran yang sifatnya “too good to be true”.

Buku Minggu Ini : Agile Selling 24 Mei 2018

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

buku ini adalah pinjaman dari Mas Tomy e46 yang kebetulan dibawa saat ngopi

 

berikut adalah ulasan dan ringkasan dari apa yang telah kami baca

 

Buku yang ditulis oleh seorang Jill Konrath discussess about Why and How. “How to be an Agile Learner”, Jill adalah sales strategist/ consultant, speaker dan penulis buku. Pada dasarnya buku ini “Agile Selling” ditujukan kepada sales person, sales people dan sales team untuk membantu dan mempercepat siklus penjualan with numerous strategic and tactic.

Dalam buku tersebut, penulis bercerita bahwa learning agile merupakan hal yang paling utama untuk menjadi seorang sales yang sukses, dimana saat ini dijelaskan bahwa buyers has changed, sehingga kita harus mampu mempelajari informasi baru dengan cepat, urutan yang tepat dalam menerima informasi dan bagaimana membuat pengetahuan baru tetap teringat di otak kita, maka dari itu disampaikan untuk membuat  create cheat sheet yang bertujuan untuk tetap ingat dalam otak kita.

Buku ini tidak ditujukan kepada pemula saja, tetapi kepada semua sales people. Seller dbutuhkan untuk upgrade skill nya dalam pendekatan yang prospek hingga close deal. Karena sebenarnya skill menjual itu kompleks, untuk menjadi sales yang sukses kita harus memanfaatkan informasi baru dengan tepat, add value dan reduce risk.

Di era digital yang sekarang semakin berkembang, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengakrabkan diri kita dengan teknologi-teknologi baru (chunk, observe, practice and repeat) yang kita gunakan on daily or weekly basis.

What did I learn from this book,  agile sellers have mindset  is continuous improvement, they set getting better goals. Pada intinya kita diminta untuk terus dan selalu keep learning&growing dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. As human being the problem with learning too much and too quickly is that easy to forget things, sehingga jangan lupa untuk membuat checklist&take notes to ensure you dont forget. Disamping itu, attitude juga termasuk salah satu peran yang paling penting dalam seorang sales.  

Kekurangan:

  • Untuk contoh lebih fokus ke B2B dibanding dengan B2C

Kelebihan:

  • Banyak kata-kata mutiara (quotes) untuk bisa me-motivasi diri
  • Setiap part yang ada dalam buku ini dibagi lagi dengan per section, sehingga lebih memudahkan untuk pembaca

Book Resume Personal Branding : Sukses Karier di Era Milenial oleh Dewi Haroen 23 Mei 2018

Posted by yorigroup in Liputan Khusus.
add a comment

Buku ini adalah buku kedua hasil karya Ibu Dewi Haroen. Kebetulan sekali saya berkesempatan untuk mendapatkan tanda tangan beliau pada halaman pertama buku ini.

 

 

Brand sendiri berarti merek. Maka personal brand adalah merek diri seseorang. Dan
sebagaimana merek, personal brand adalah sebuah identitas pribadi yang mampu menciptakan
sebuah respon emosional terhadap orang lain mengenai kualitas dan nilai yang dimiliki
seseorang. Sebuah janji untuk menciptakan suatu harapan pada orang lain, apa yang akan
mereka dapatkan apbila bekerjasama dengan mereka. Tom Peters menyebutkan “tidak
memandang umur, tidak melihat kedudukan, tidak peduli dalam bisnis apa kita berada, kita
semua harus memahami pentingnya brand. Kita adalah CEO perusahaan sendiri disebut
Me.Inc”. Jadi, siapapun juga, “wajib” membangun personal brandnya sendiri. Karena personal
branding adalah potret diri anda. Cara orang mengenali dan melihat perbedaan anda
dibandingkan orang lain.
Melihat diri sebagai merek dan mempromosikannya adalah inti personal branding. Perlu dibuat
strategi sistematis dan terrencana agar didapat perspektif masyarakat terhadap karakter,
kompetensi dan kekuatan anda. Demi tercapainya sukses karier.
Semua orang memiliki satu merek diri yang berasal dari jejak digital (jejak yang anda tinggalkan
saat aktif di internet) dan perilaku offline (kesan yang dimiliki orang terhadap anda saat
berinteraksi).
Salah satu kalimat favorit saya dalam buku ini adalah “brand Anda adalah apa yang dikatakan
orang lain mengenai anda, bukan apa yang Anda katakan kepada Mereka”. Maka dari itu,
jadilah diri sendiri, dan buatlah orang lain secara langsung menanamkan apa yang anda
lakukan, entah itu positif, negatif maupun netral.
Buku ini juga memberikan gambaran contoh bahwa pentingnya personal brand seseorang. Hal
itu dapat dibuktikan dengan mesin pencari Google. Dewasa ini, Google sudah menjadi seperti
‘kitab suci’ yang dipakai sebagai rujukan berbagai informasi secara cepat dan instan. Salah satu
contohnya adalah untuk memvalidasi CV kandidat. Mayoritas penduduk bumi menggunakan
Google sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Terlebih di dunia karier
profesional. Banyak sebagian dari kita, masih belum paham bagaimana caranya berinteraksi di
dunia maya atau sosial media. Dengan berkomentar soal hiburan di tanah air hingga politik,
tanpa sadar cuitan tersebut terrekaman manis di dalam Google. Namun, mayoritas profesional
dan masyarakat tidak menyadarinya. Padahal dengan kemajuan media online dan internet saat
ini membuat mereka punya sejumlah merek pribadi.
Contoh kasus lainnya, seperti halnya Artis dangdut ibukota, Inul Daratista, yang sangat
terkenal dengan joget patah-patahnya. Jika membicarakan tentang joget di ranah perdangdutan
Indonesia, secara otomatis di benak kita langsung berpikir tentang Inul Daratista. Begitulah
personal branding seseorang tercipta.
Salah satu tokoh yang berhasil dengan personal brandingn adalah sosok Presiden Kita, yaitu
bapak Joko Widodo dengan aksi blusukannya. Dan potret kesederhanaanya yang diterapkan
tidak hanya di dunia kerja, tetapi juga di kehidupan sehari-hari. Jika selama ini aksi blusukan
yang dilakukan Pak Jokowi dianggap masyarakat sebagai pencitraan, maka orang-orang
tersebut wajib membaca buku ini untuk lebih mengetahui perbedaan antara personal branding
dan pencitraan.
Berkarir di era milenial mendorong kita untuk memiliki personal branding, tujuannya untuk
mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keinginan kita dan untuk perkembangan karir kita.

3 alasan mengapa personal branding diperlukan di dunia karier, (1M) Membangun Diferensiasi,
(2M) Membangun Positioning, (3M) Memperkuat persepsi yang tertanam pada orang lain
tentang anda.
Jangan lakukan 3 kesalahan ini dalam membuat personal branding anda :
1. Personal branding bukan sekedar iklan,
2. Personal branding bukan kesempurnaan,
3. Personal branding bukan semata popularitas.
Adapula 3 tahap untuk membangun atau membentuk personal brand yaitu, pemahaman diri,
perkembangan konten dan promosi diri.
Kartu nama, foto, logo, slogan, flyer, video dan website adalah alat/sarana yang umum dipakai
untuk memasarkan diri.
Pengembangan konten adalah tahap yang paling menantang. Karena yang dipasarkan adalah
diri anda sendiri maka konten tersebut bukan sekedar bagus, namun harus mempresentasikan
diri anda yang asli. Semua konten harus mempresentasikan diri anda yang sebenarnya.
Pengembangan konten ibarat membangun fondasi rumah. Sesedikit mungkin kesalahan karena
tahap pengembangan konten ibarat membangun fondasi rumah. Bangunan personal brand
anda bisa runtuh jika fondasinya tidak kokoh.
Kesimpulannya Personal brand adalah Unique Selling Point (USP) yang sudah ada dalam diri
anda yang membuat anda istimewa. Untuk menjaga personal brand agar tetap kuat dan
terpelihara harus selalu berpedoman 3 hal ini :
Be unique, anda harus terlihat unik dan khas yang diperoleh dari pemahaman diri yang benar
dan tepat.
Be aunthentic. Karena personal brand yang bertahan lama dan memberikan manfaat yang
maksimal adalah yang mempunyai kesesuaian (consistency) antara citra diri yang disajikan
dengan karakter, kompetensi dan keahlian anda yang sebenarnya.
Be seen. Karena persaingan di dunia karir begitu sengit. Sehingga personal brand yang sudah
dibentuk harus dikomunikasikan (dipasarkan secara terus menerus dan berkesinambungan
(consistency) untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Pengembangan konten harus bersumber dari bukti-bukti otentik nyata dan asli. Promosi yang
memperlihatkan prestasi dan reputasi anda membuka peluang besar untuk jadi orang yang
terpilih.